ANAMBAS - Hj Mauly Yulianty Istri Pj Bupati Anambas masih hilang bersama dua orang lainnya yaitu Yudha staf Humas, dan Serka Suhartono anggota TNI AL. Pasalnya Rombongan PKK yang menumpang Patroli Keamanan Laut (Patkamla) Tambelan yang ditumpangi 22 orang rombongan tersebut tenggelam. Rombongan itu sendiri berangkat dengan tujuan Jemaja dan jemaja timur untuk memberikan bantuan kepada PKK. Sedangkan 19 orang lainnya selamat.
Sehari sebelumnya rombongan PKK juga memberikan bantuan ke daerah Siantan Timur, Siantan Tengah dan Siantan Selatan dengan menggunakan Puskel, namun pada hari naas itu Puskel yang digunakan rusak.
Ketika sampai ke Terempa para korban sendiri dibawa oleh Kal Baruk Angkatan Laut. dan langsung diangkut menggunakan ambulance ke Puskesmas Tarempa, namun beberapa pasien karena masih minimnya alat maka langsung dirujuk kerumah sakit Tanjung Pinang
Pj Bupati Anambas saat melakukan pencarian turun langsung ikut mencari korban yang hilang menggunakan KRI Matakora namun sampai pulang masih belum ditemukan.
Assisten II pemkab Anambas Yunelhas Basri mengatakan Rombongan Ibu Bupati Kepulauan Anambas berjumlah 22 orang (5 orang anggota PKK, 5 orang pegawai Dinas Kesehatan, 2 orang anggota Satpol PP, 4 orang Staf Bagian Umum, 2 orang Staf Bagian Humas dan Protokol, 1 orang Anggota Lanal Tarempa, dan 3 orang ABK Patkamla Tambelan).
Keberangkatan Rombongan Ibu-ibu PKK yang dipimpin langsung Istri Pj Bupati Anambas ini untuk melakukan kunjungan kerja ke Kecamatan Jemaja dan Jemaja Timur dalam rangka penyerahan bantuan PKK.
"Rombongan menggunakan Kapal Patkamla TNI AL berangkat dari Tarempa Pukul 08.50 WIB. Pada pukul 09.25 WIB mengalami kemacetan saluran bensin dan mengalami kerusakan di tengah laut. Setelah dilakukan perbaikan, kapal dapat meneruskan pelayaran. Namun pada Pukul 09.45 mengalami musibah kebakaran di buritan kapal yang terjadi di perairan 1 mil di utara Desa Lingai Kecamatan Siantan Selatan."katanya.
Awal terjadinya kebakaran diperkirakan pada gangguan mesin, mengingat Kapal yang terbuat dari fiberglass membuat api cepat menjalar ke seluruh bagian kapal. Seluruh penumpang terjun ke laut dan lebih kurang 15 menit kemudian penumpang diselamatkan oleh kapal pompong milik nelayan yang mau pergi memancing. Karena pompong berukuran kecil, maka penumpang perempuan yang dinaikkan ke atas pompong.
"Sedangkan penumpang laki-laki bergantungan di sisi pompong dengan badan tetap di dalam laut. Satu jam kemudian datang bantuan dari Kapal Kalbaruk dan seluruh penumpang di naikkan ke atas Kapal Kalbaruk, selanjutnya di bawa ke Puskesmas Tarempa. Dari 22 penumpang sampai saat ini yang ditemukan selamat berjumlah 19 orang, sedangkan 3 orang termasuk ibu Bupati Kepulauan Anambas, Serka Suhartono, dan PTT Dodi Haryuda belum di temukan. Namun Tim Penyelamat tetap melakukan penyisiran di titik kejadian."lanjutnya.
Dari 19 Penumpang yang selamat tersebut, 8 orang hanya mengalami luka ringan dan dirawat jalan. Sedangkan yang luka sedang berjumlah 6 orang dirawat di Puskesmas Tarempa. Sedangkan 5 orang yang mengalami luka berat di rujuk ke RS AL Tanjung Pinang. Hingga saat ini Tim Sar masih melakukan penyisiran dan pencarian di TKP dengan batas waktu yang belum ditentukan.
AKP Wan Sanusi mengatakan Kapal itu sendiri berangkat dari Tarempa menuju Jemaja untuk memberikan bantuan Kepada PKK di jemaja dan jemaja Timur.
"Kapal itu sendiri tenggelam di perairan Genting Kenyut perbatasan antara Ringai dan telaga kecamatan Siantan Selatan atau 10 Mil dari tarempa."kata AKP Wan Sanusi Kapolsek Siantan, Kamis (20/5).
Kapal yang mengangkut rombongan itu sendiri berangkat pada pukul 8.40 menit dan kejadian diperikirakan pada pukul 9.20 dan bantuan datang sekitar 10.10 menit. para korban. "Saat kejadian diduga terjadi ada kerusakan salah satu mesin kapal tersebut." jelasnya.
Patkamla itu sendiri menggunakan 2 mesin satu dengan kekuatan masing-masing 200, dari informasi sementara yang didapatkan kejadian itu itu sendiri disebabkan oleh rusaknya salah satu mesin (konslet). kemudian ada percikan api dan terbakar lalu tenggelam.
"Para penumpang sendiri sempat terapung selama 1/2 jam sebelum ditolong oleh kapal Nelayan, mereka yang mengapung ada yang menggunakan Jerigen dan lainnya.
Salah satu korban selamat Idik Wibawa Chan ketika dikonformasi tidak dapat menjawab banyak hanya mengatakan Ibu Bupati duduk dikursi depan sebalah kanan.
"Saya tidak dapat menjawab banyak, Ibu duduk disamping sebelah kiri nomor 2 kursi nomor empat", katanya.
Plt Kepala Puskesmas tarempa dr Indah,S dirujuknya pasian tersebut karena minimnya peralatan yang ada sedangkan luka korban semakin parah sehingga harus dirujuk.
"Korban yang dibawa ke Puskesmas sebanyak 11 orang, lima orang langsung di rujuk ke Tanjung pinang karena luka berat satu Pata Kaki, Dr Tajri,dinas kesehatan tiga luka Bakar Nyonya Baharrudin Thalib, Istri Kepala Dinas Pariwisata Ibu Isye Kurnia, lia Rosima , Rahayu.dinas kesehatan
Menurutnya enam orang lainnya, Catur,(AL) Purwaningsih Istri Sekretaris PU, Budi Prawito,(AL) Septi Puspita sari, (staf bagian Umum) Sry Yanti (istri Muslim Anggota Polsek Siantan), Ananto (AL),dirawat di Puskesmas tarempa.
Untuk jumlah pasien yang pulang, 8 orang, ibu Sigit Agustin, Juntrizaldi (dinkes), Nanang (satpol PP) Efmaliza ( bagian umum) , Arifanto, (bagian Umum) Idik Wibawa Can Yuri Destarius,( Dinkes M.Ridwantara.(satpol PP)
"Kapal itun sendiri berangkat dari Tarempa menuju Jemaja untuk memberikan bantuan Kepada PPK di jemaja dan jemaja Timur,"katanya.
Kapal itu sendiri tenggelam di perairan Genting Kenyut perbatasan antara Ringai dan telaga kecamatan Siantan Selatan atau 10 Mil dari tarempa.
"Kapal yang mengangkut rombongan itu sendiri berangkat pada pukul 8.40 menit dan kejadian diperikirakan pada pukul 10.10 menit. para korban. saat kejadian
Plt Kabag Umum Andrey Ikhsan Lubis yang baru kembali dari sekitar pukul17.51 mengatakan bahwa masih sedang melakukan pencarian secara intensif dilokasi tenggelam.
"Saat ini masih sedang terus melakukan pencarian dilokasi tenggelamnya kapal tersebut dan masih banyak kapal diantaranya 2 tugboat conoco philips, Dolphin, 1 heli, Puskel Anambas Bahari I, 1 KRI dan kapal-kapal nelayan yang terus membantu pencarian,"jelasnya.
Saat akan berangkat kata Andre tidak ada pirasat apapun akan terjadi, hal-hal yang tidak diinginkan, Patkamla digunakan karena memang Puskel yang biasa digunakan rusak sehingga harus menggunakan Patkamla.
Hingga berita ini diturunkan kabar tiga korban yang hilang masih belum ditemukan dan pencariamn terus intensif terus dilakukan oleh kapal; dari conoco Phlip, dolphin, dari Al KRI Matakora kapa nelayan dan lainnya. terus dilakukan dan selain itu belum didapat keterangan resmi berapa apa penyebab sebenarnya hingga kapal tersebut terbakar.
Timsar gabungan sendiri telah menandai lokasi kapal yang tenggelam tersebut untuk mengertahui berapa kuat arus. hingga malam ini pencarian terus dilakukan. dan terus melakukan penyisiran disekitar lokasi.(sm/28)
DAFTAR NAMA PENUMPANG PATKAMLA
· Korban belum ditemukan
1. MAULY YULIANTI (Istri Pj. Bupati Kep. Anambas)
2. Serka SUHARTONO (TNI AL)
3. DODI HARYUDA (Bag. Humas)
· Korban dirujuk ke RS. AL Tanjungpinang
1. HERAWATI (Istri Ka.Dinas Pariwisata)
2. ISHYE KURNIA (Ibu PKK)
3. Dr. TAJRI (Dinkessos)
4. RAHAYU (Dinkessos)
5. LIA ROSIANA (Bag. Umum)
· Korban dirawat di Puskesmas
1. SRI YATI (Bhayangkari)
2. PURWANINGSIH
3. ANANTO (Crew AL)
4. CATUR (Crew AL)
5. BUDI PRAWITO (Crew AL)
6. SEPTI PUPITA SARI (Bag. Umum)
· Korban rawat jalan
1. YURI DESTARIUS (Dinkessos)
2. SIGIT AGUSTIN (Dinkessos)
3. JONTRIZALDI (Dinkessos)
4. EFMALIZAL (Bag. Umum)
5. ARIPANTO (Bag. Umum)
6. IDIK WIBAWA (Bag. Humas)
7. M. RIDWANTARA (Satpol. PP)
8. ALEXANDER NANANG (Satpol PP)